Emak


Beberapa malam belakangan ini, saya tak bisa tidur hingga sahur dan berlanjut ke subuh. Ini bukan karena insomnia, tapi karena saya harus menemani isteri saya yang harus menetek bayi kami yang biasa terbangun tengah malam. Sebenarnya saya bisa saja tidur, namun saya memilih untuk menemaninya. Meski hanya sekadar menyediakan bahu sebagai tempatnya bersandar dan sedikit senyum penyemangat untuk istri saya yang super mengantuk. Dalam kondisi seperti ini, saya jadi teringat emak saya, dan juga semua wanita yang telah bersusahpayah melahirkan dan membesarkan anak-anaknya tanpa pernah mengeluh.  Yang tentunya lebih dahulu merasakan situasi seperti ini.

Saya takjub dengan para wanita. Sekaligus ingin mengatakan bahwa peran seperti ini tidak bisa dikatakan sebagai nomor dua dalam konteks kehidupan. Wanita adalah nomor satu. Ini bukan karena kodratnya, tapi karena pilihannya. Sebab ada juga wanita yang memilih untuk meninggalkan bayinya disembarang tempat dengan tanpa tanggung jawab. 

Saya bersyukur dikarunia seorang emak yang dengan sabar membesarkan saya hingga saat ini. Dan isteri yang luar biasa yang rela melawan rasa sakit demi si buah hati kami. Memang benar bahwa manifestasi sifat kasih sayang Tuhan ada dan melekat pada setiap wanita.

Dan menjadi kewajiban kita untuk memperlakukan wanita sebagai patner secara seimbang, bukan sebagai nomor dua. Dan khusus untuk emak, akan kubaktikan hidupku untuk mu.

Semoga emak sehat selalu. 

  

Iklan

Penulis: sangsepi

πŸ‘‰πŸ‘‰ Saya, secangkir kopi dan kenangan. πŸ‘ˆπŸ‘ˆ

2 thoughts on “Emak”

  1. semoga beliau sehat selalu dan panjang umur serta diberikan kesempatan mendoakan anak cucu dalam.kondisi yang sehat dan jangka waktu yang lama.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s