Sekedar Berbagi Rindu


Dengan apa hendak kusampaikan rindu ini padamu
sedang Engkau begitu dekat namun terasa sangat jauh..
Aku yang terkapar, dibius syahwat rindu: membara; pada elok parasmu, pada ranum bibirmu..

Disini, tiap detak jarum jam yang bersandar kokoh didinding serasa menikam kepalaku.
Seperti catatan yang dahulu, detaknya memberi isyarat,
Waktu mendahuluiku.. Sementara aku masih saja terpaku pada pada gambar yang sengaja kau pajang tahun-tahun kemarin..

Ah.. Sudah sekian hari kutunggu saat yang paling tepat. untuk apa? Ah, hanya sekedar menggenggam jemarimu, agar ritmis jiwaku melagu dalam satu syair bersamamu..
Namun kau seperti lupa, bahwa ada sesosok mahkluk yang mencintaimu dengan diam, dengan perih, karena rindu tak kesampai..
Sekali lagi, engkau telah melangkah jauh, meninggalkanku.. seperti detak jarum jam yang tak pernah mengerti, yang tak pernah mau kembali..

Disini, Sebaris Rinduku, mencoba berbagi denganmu..

**

Iklan

Penulis: sangsepi

πŸ‘‰πŸ‘‰ Saya, secangkir kopi dan kenangan. πŸ‘ˆπŸ‘ˆ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s