Pada Mulanya Adalah Cinta


Pada Mulanya adalah Cinta.
Menjelma jadi kata maka Jadilah.

Lalu kenapa mesti ragu..?

Duhai pemilik segala Cinta
Alangkah rapuh tubuh purba ini
merangkak di lorong-lorong sepi
berharap seberkas cahaya menghampiri
Biar lepas segala cemas..

Pada Sujud-sujud Sunyi kusematkan kata;
Padamu Paduka, Hamba berserah.
Sebab waktu kian menghimpit. Dan tak terhitung noda membalut.

Jadilah, KataMu menjelma..
Cinta merasuki seluruh jiwa,
Lalu, dihadapanmu kuangkat sumpah,
Engkaulah Padukaku.
Dan hadirku membawa amanahmu.
Gunung, lautan, matahari, bulan dan bintang, semuanya menyerah tak berdaya.

Lalu kudengar engkau berkata, ” Engkau adalah sebaik-baiknya Ciptaan yang sebagianmu adalah sebagianKu”. Saatnya nanti, Kembalilah dengan Cinta,
Sebab,

Pada mulanya adalah Cinta,

Iklan

Penulis: sangsepi

👉👉 Saya, secangkir kopi dan kenangan. 👈👈

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s