Di Penghujung 2016


Raung kenalpot bocor, gelegar petasan, bersahutan; seperti berlomba

dengan angin yang datang menyapa..

Adalah tradisi yang diwariskan

entah dari siapa.

Malam hingar….

Untuk siapa kita menyapa???

Disela-sela waktu yang sisa kuhabiskan kata. Mungkin esok ada lagi yang pergi karena oplosan yang kelewat batas..

tahun-baru

Ah..

Ada apa dengan Tahun Baru?

Di penghujung Tahun…. Disisa Waktu yang terbatas…

Aku berpikir ini semestinya menjadi tanda..

Dan kita masih terpaku pada tradisi yang menyerobot, memaksa untuk LUPa.

Tapi untuk Apa?

Kepada siapa?

Setiap pertanyaan hanyalah desau angin yang kemudian hilang.

***

Lewoleba, 31 Des 2016

 

Iklan

Penulis: sangsepi

πŸ‘‰πŸ‘‰ Saya, secangkir kopi dan kenangan. πŸ‘ˆπŸ‘ˆ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s