Catatan Tengah Malam


Apa yang bisa kulakukan saat mata tak bisa kuajak untuk berkompromi.
Segala persoalan menumpuk untuk kupikirkan. Dari masalah keuangan hingga urusan sepele lainnya. Istri sudah tidur. Sementara kopi sudah kali ketiga kuseduh. Ah.. Tengah Malam begini tanpa sesiapun untuk diajak berbagi. Hanya lembaran ini dan tuts hp yang kuajak bercerita. Sementara diluar sana, deru angin perlahan menjatuhkan satu persatu dedaun ketanah. Dedaun yang layu dan perlahan mengering. Saya jadi berpikir lagi soal mati. Tentang maut yang datang, pelan-pelan membuat tanda. Dari segar, layu kemudian mati. Tapi untuk apa bicara mati? Entah besok atau lusa kematian akan selalu mengintai kemanapun kita pergi. So, biarkan saja ia datang. Toh hidup ini pasti mati juga.
Tapi ini soal lain, soal dan hidup dan menghidupi. Tapi tentang apa yah??????? Bingung..
Sebenarnya tak ada yang ingin kuceritakan lagi. Mengetik beberapa huruf ini sudah cukup puas bagiku.soal kehidupan, Saya tak ingin mengeluh. Karena mengeluh otomatis tak mungkin merubah keadaan. Jadi bersyukur saja atas nikmat Tuhan yang ada. Sambil berupaya meningkatkan kualitas diri mungkin..
Sebab Nikmat Tuhan yang mana yg mesti ku dustakan??

Jadi..
Hiduplah,
sepanjang masih bisa tersenyum, tersenyumlah…
Sebab Hidup ini indah..
**
“Tidak jelas Tulisan apa ini…”

Iklan

Penulis: sangsepi

πŸ‘‰πŸ‘‰ Saya, secangkir kopi dan kenangan. πŸ‘ˆπŸ‘ˆ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s