Politik ; Catatan Pinggir


Dialektika, antara thesis, anti thesis, dan sintesis..
Jika pilkada diasumsikan dg prinsip diatas, tentunya kita berharap lahirnya anti thesis sebagai kekuatan baru yang membawa perubahan sebagai sintesis.. Konfrontasi antara konservatif yang mempertahankan cara2 lama dan reformis yg menghendaki pembaharuan, akan melahirkan wajah baru pemerintah yang lebih baik.
Tapi siapa yg mesti ditempatkan dalam dua kategori diatas? Hampir semuanya yang mengambil bagian dalam perhelatan akbar ini tak ada beda..
Jika pada akhirnya ada yg baru yang memenangi pertarungan ini, sy khawatir dialektika yang melahirkan sintesa tidak lebih baik dari thesa.
Seperti adorno yang beranggapan bahwa tidak selamanya proses dialektika itu berjalan positif.
Karena dalam dialektika negative, sistesis belum tentu lebih baik dari thesis sebelumnya..

Tidak ada perbedaan dari tiap kandidat yang bertarung ini mengindikasikan bahwa wajah politik saat ini tidak lagi mengusung gagasan sebagai produk yang harus dijual ke konstituen. Toh ujung-ujungnya klw bukan pencitraan ya duit.

Sampai kapan dunia politik lahir kembali sebagai medan pertarungan yang bermartabat?
Ah..entahlah…

#OlahPikir Pagi Ini..
#PilkadaLembata

Iklan

Penulis: sangsepi

šŸ‘‰šŸ‘‰ Saya, secangkir kopi dan kenangan. šŸ‘ˆšŸ‘ˆ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s