Rajin Berdakwah Di Luar Daerah, Tapi Anak dan Istrinya Kelaparan di Rumah


Ini cerita di kampung saya.

Tentang seorang bapak yang rajin berdakwah. Ia Iman masjid di kampung kami. Beliau sering keluar kampung. Pergi dari desa ke desa. Ke kabupaten lain, juga ke propinsi seberang. Kadang 40 hari lamanya, kadang hingga 100 hari lamanya.
Saya kadang iri dengan cara bapak ini mewakafkan dirinya hanya untuk berdakwah. Dan juga kedekatannya dengan Tuhan, karena sholatnya 5 waktu, dan tepat waktu pula. Sementara saya masih kadang-kadang..hehe
soal berdakwah, Ia rela tinggalkan anak istri berbulan-bulan. meski semua orang dikampung saya mengenal keluarga bapak ini. Istri dan anaknya sangat menderita. Kadang makan kadang tidak.
Hingga suatu hari, saat ia sedang di tempat lain dalam rangka berdakwah tadi, istrinya meninggal dunia. Ia memang kembali, dan dengan entengnya ia bilang ini kuasa Allah. Dan Setelah beberapa hari tinggal bersama anaknya, ia pergi lagi. Selang beberapa bulan kemudian, berita menggemparkan kampung kami bahwa anaknya hamil di luar nikah. Lelaki yang menghamilinya beda agama. Dan si lelaki menghendaki anak gadis bapak tadi mengikuti agamanya.
Dan bapak tadi menganggap ini ujian Allah.
**
Saya bingung dengan bapak ini. Karena dalam pandangan awan saya, seseorang boleh saja berdakwah keliling dunia, tapi jangan biarkan anak istri terlantar di rumah. Istrinya meninggal di duga karena tak makan apa-apa. Karena pada saat di temukan tetangga, masih ada sisa jagung bulat yang di goreng berada dalam mulutnya. Saya jadi bingung sekaligus kasihan dengan bapak ini. Ia pergi berdakwah dengan rombongan dan tentunya akan terus makan disana. Tapi di rumah anak istrinya kelaparan.
Kasihan sekali bukan?
Bapak ini pergi berdakwah, menceramahi orang tentang yang benar, tapi di rumahnya, anaknya tak mendapatkan pendidikan itu.
Ah.. Sudah bagaimana lagi dunia ini.
Bingung.
Saya kadang berpikir, jika bapak ini meninggal dunia kelak, apakah ia berada di syurga karena ketekunannya beribah? Ataukah ia di Neraka karena menelantarkan anak istrinya?

Entahlah, Hanya Tuhan yang tahu..

Iklan

Penulis: sangsepi

πŸ‘‰πŸ‘‰ Saya, secangkir kopi dan kenangan. πŸ‘ˆπŸ‘ˆ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s