Jika Tiba-Tiba Kita Di Panggil Kembali

Jika tiba-tiba kita dipanggil. Apa yang mesti kita bawa? Perjalanan sungguh panjang. Bekal hanya segenggam sesal. Dan waktu tak mau menunggu lagi.
Maut yang memburu.

Jika tiba-tiba kita dipanggil. Apa yang bisa kita jawab saat ditanya?
Untuk apa umurmu kau habiskan?
Tanganmu, kakimu, matamu, hidungmu, telingamu. Bagaimana kau manfaatkan?

Ah, maut, teror yang tak habis.
Seperti sekawanan penjahat yang selalu membuntuti kemana pergimu.
Menunggu saat yang tepat untuk bersua..

**

Iklan

Jodoh Itu, Ikhtiar Ataukah Pilihan Tuhan?

Kemarin, saat bersama teman-teman disebuah acara kumpul-kumpul, sebuah diskusi pun mengalir. Tentang jodoh. Apakah ia adalah ketentuan Tuhan ataukah ia adalah hasil ihktiar? Kami diskusi tanpa dasar, tanpa argumentasi yang sesuai literatur. Dan hanya interpretasi sederhana. Dan akhirnya saya membuat catatan kecil ini, menyimpulkan yang sedikit dari yang terserak..

Jodoh, memang ada di tangan Tuhan. Tapi bagi saya, konsep jodoh ditangan Tuhan adalah konsep global. Tuhan telah menggariskan bahwa telah di ciptakan manusia berpasang-pasang, dari jenismu sendiri agar cendrung tentram. Bagi saya, ini adalah konsep universal, dimana sudah pasti bahwa kecendrungan kita untuk berpasangan adalah sesuatu yang  alamiah.

Lanjutkan membaca “Jodoh Itu, Ikhtiar Ataukah Pilihan Tuhan?”

Jam Malam

Jam malam, jangkrik dan katak menari.

Nyamuk mengeong. Hujan Lebat.

Siapa itu yang berdesir dibalik pintu? Angin ataukah ilusi?

Jam dinding berdetak.Terus dan terus.

Seperti alarm kematian. Perlahan tapi pasti.

Kita tak pernah tahu kapan datangnya.

Hanya menunggu.

Sebab ia gaib.

**

Lamawulo

Yang Melintas diantara Ujung Rokok dan Korekku

rokok
Sumber Gambar. blogs.voanews.com

***

Aku pikir semuanya telah terkubur atau menguap atau hilang tak berbekas. Tapi selembar kenangan itu kembali malam ini. Mungkin ia akan terus datang. Sepanjang hari, sepanjang waktu. Memagut sepiku. Memahat jiwa rapuhku. Dan mungkin membikin peti mati untukku..

Lanjutkan membaca “Yang Melintas diantara Ujung Rokok dan Korekku”

Pernahkan Tuhan Keliru?

anak
Anak-anak terlantar.

Saya kadang berpikir, pernahkah Tuhan keliru? Sehingga menghadirkan sosok-sosok kecil yang terlantar di sudut-sudut kota, di tempat-tempat kumuh. Mengais sisa-sisa makanan yang terserak, seperti anjing, dekil dan kotor. Kenapa tidak saja Tuhan menghadirkan yang baik-baik saja? Kan Tuhan punya Kuasa untuk mencabut saja nyawanya selagi dalam kandungan? Kenapa mesti membiarkannya hadir. Bukankah Engkau Maha Tahu bahwa anak-anak ini bakal melarat seperti tertulis dalam teks-teks suciMu. Lantas apa tujuanMu menghadirkan sebuah kondisi seperti ini?

Lanjutkan membaca “Pernahkan Tuhan Keliru?”