Ibuku, Kebanggaanku: Selamat Hari Ibu


Ibu saya adalah seorang guru Agama Islam di sebuah Sekolah Dasar di kotaku. Usianya sudah memasuki usia senja, namun semangatnya tak terlihat luntur sedikitpun. Meskipun ia menderita sakit mag yang cukup akut, untuk urusan pendidikan anak-anak didiknya, ia nomor satukan. Tak pernah sekalipun kudengar ia mengeluh tentang anak-anak didiknya.

Ibuku adalah pahlawanku.
Ia yang memberiku pelajaran pertama di rumah saat kecil.
Mendidikku hingga saat dewasa seperti ini.
Tak pernah berhenti mulutnya memberi petuah setiap saat. Berbagai pengajaran tentang kehidupan yang harus aku jalani ke depannya ia sampaikan.

Hingga siang tadi, saat ku utarakan keinginan untuk mempersunting gadis pujaanku.
Ia begitu bersemangat dan mendorongku untuk segera menikah. Sekalipun kondisi keuangan dalam rumah kami sedang tak menentu. Namun dengan bijak ia berkata, ” Menikahlah, Insya Allah dibukakan pintu rejekimu oleh Sang Pemberi Rizki”. Saya hanya bisa mengaminkan dalam hati.
Yah, ibu yang luar biasa, tak berhenti mendoakan anak-anaknya agar bahagia kelak di dunia dan akhirat.

Ibuku adalah kebanggaanku.
Dan aku mencintaimu, sekalipun tak pernah sama antara cintamu dan cintaku.
Dalam doaku untukmu ibu, semoga engkau selalu bahagia.
Maafkan aku anakmu, yang selalu menyusahkanmu, meski tak pernah kau perlihatkan gusarmu padaku.

Untukmu ibu,

Selamat Hari Ibu

Iklan

Penulis: sangsepi

πŸ‘‰πŸ‘‰ Saya, secangkir kopi dan kenangan. πŸ‘ˆπŸ‘ˆ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s