Mencari Indonesia


Saya heran, di negara ini banyak sekali orang cerdas, tp knp susah sekali urus ini negara jadi baek. Kalau nonton di tipi, banyak pakar bicara sampai mulut berbusa, semua teori tentang mengurus negara keluar dari mulutnya seperti orang muntah.
Omongannya begitu mudah saja. Tinggal begini bgitu selesailah sudah.
Terlalu banyak orang pintar di negeri ini. Tapi ngurus negara ini masih harus beropini berputar-putar (:)). Tuding sana tuding sini. Lempar sana lempar sini..kayak main bola kasti yah..haha
Orang’orang pintar di negeri ini tentunya paham dengan masalah yang menimpa negeri kita, dan tentunya juga mereka paham bagaimana mengatasi ini semua.
Tapi koq tidak pernah selesai juga yah..hehe..
Saya bingung..
Ada apa yah, sampai semuanya kayak bgini..
Ada yang bisa mencerahkan saya???hehehe

saya baru sj selesai baca sebuah artikel di google tadi. Katanya, soal rupiah yang melemah, ekonomi yg memburuk akibat sumber produksi dalam negeri yang 70% impor (salah ya, klw salah tolong dibetulin,hehe), politik yg tidak stabil, dll, akibat salah presidennya. Koq presiden yang salah??
Ah, kita ini sukanya menyalahkan orang. Tapi mungkin saja presidennya memang salah..haha.. Maaf yah pak presiden..
Soal kerja sama dg cina, katanya untungnya di cina. Tenaga kerjanya sudah +- 10.000 yang masuk ke indonesia, pantas saja cari kerjanya makin sulit..hahaha
mungkin saja yang 10 ribu ini tdk dipakai di cina makanya dibuang ke indonesia..hehe..mungkin bin mungkin..
Ini baru satu contoh, masih banyak masalah yg menimpa negeri ini yg tidak bisa sy curhatkan.. Soalnya sy kurang paham..hahaha

Tapi kembali soal orang-orang cerdas di negeri ini. Tokoh-tokoh penting, intelektual yg buanyak sekali di negeri ni.
Saya rasa, jika semuanya duduk bersama dan mencari jalan keluar bagi persoalan negeri ini, saya yakin pasti ada solusi yg terbaik. Asalkan tidak ada ego-ego masing-masing..
Saya sungguh berharap pada orang cerdas yang bertebaran dinegeri ini, pimpinan partai politik, profesor, dosen, tokoh agama, budayawan, dan jgn lupa mahasiswanya.
Semoga ada jalan yang bisa ditempuh untuk kebaikan bangsa ini jika mereka bisa duduk bersama, menyatukan satu kehendak untuk bangsa yang lebih baik..

Semoga saja…

Iklan

Penulis: sangsepi

πŸ‘‰πŸ‘‰ Saya, secangkir kopi dan kenangan. πŸ‘ˆπŸ‘ˆ

2 thoughts on “Mencari Indonesia”

  1. Salam bung, sy setuju sekali dengan pedapatnya bung erry. Negera ini memang sudah rusak, seperti kapal tua di tengah badai. Tp semoga tdk tenggelam..hehe.
    Pemimpinnyapun adalah para penyamun yang biadab..

    Tp Terlepas dr itu semua, yang terpenting adalah membangun sikap kritis generasi sejak dini.. Mulai dari keluarga kita sendiri..

    Semoga bang..

    Suka

  2. Tak ada habisnya lah bung ngomong soal negeri ini. Biadab !!! memang…tak semudah membalikkan telapak tangan. mulai dari elit kita yg korup, dan bermental Penyamun. sampai masyarakat kita yang bermental peminta dan tidak produktif karena kurang kesadaran.
    Saya jadi teringat sebuah vilm dokumenter tentang vokali-vokalis Punk generasi lama yang sudah menua dan memiiliki anak. disalah satu scen ada percakapan yang kurang lebihnya seperti ini “Maybe the way we change the world is by raising better kids”. yang terjemahannya kira-kira “mungkin cara kita merubah dunia adalah dengan membesarkan anak-anak yang lebih baik”. menurut saya kalimat itu powerful dan cukup logis.
    Benang merah dengan keterputus asaan saya melihat carut marut negeri kita adalah, mungkin selain kita menulis memo, kritik dan opini serta demonstrasi untuk perubahan Indonesia. jalan lain yang cukup efektif untuk merubah Indonesia adalah dengan membesarkan anak-anak dan keturunan kita lebih baik, lebih pintar, lebih sadar akan apa yang baik dan apa yang buruk. bayangkan jika generasi anak-anak kita memiliki kualitas hidup dan pendidikan yang baik. maka tidak menutup kemungkinan kelak Indonesia akan semakin menjadi lebih baik.

    Salam Frankfurt !

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s