Jejak Langkahmu


Kita baru saja bertemu lagi kemarin setelah lama kau menghilang. kau begitu bersemangat menyampaikan tiap-tiap isi pikiranmu yang mengalir begitu saja bagiku, tentang kegelisahanmu pada dunia ke 3 yang yang kian hari kian terjajah. tentang dunia islam yang kau lihat sebagai dunia yang mandeg setelah rasionalisme di tentang dan di bunuh. kau melihat pendidikan yang tak memberi sisi transformatif bagi kemajuan bangsa. tentang guru-guru yang harus hadir sebagai Firman yang berjalan.

Sahabatku..

itu hampir seratus tahun yang lalu. kenapa kau hadirkan lagi dimataku saat ini? Tentang indonesia yang kau banggakan, yang kau perjuangkan hingga titik darah penghabisan. tapi kau lupa sahabatku, kau terlalu haus akan kekuasaan di akhir periodemu. hingga akhirnya kau terkurung dalam kamar sempit tanpa dikunjungi..

tapi sudahlah sahabatku,

tak perlu kau ingat sisi kelammu. hari ini adalah pertemuan kita yang kesekian. saya sungguh bangga mengenalmu. Tak inginkah sekali lagi kau perdengarkan teriakanmu yang khas? yang sering kau lakukan pada pidato-pidatomu yang menarik ribuan mata dan telinga untuk melihat dan mendengarmu?

Kau terlalu hebat bagiku..

tapi disini, dibalik buku tua yang kau tinggalkan, aku sendiri. kami sendiri tanpa ada orang sepertimu.Β Dan jejak langkahmu terpatri disini, tapi kami tak bisa sepertimu..Maafkan kami yang sudah kehilangan rasa malu pada negeri ini..Hingga kami berbuat sesuka kami..

**

Lagi Baca Bukunya soekarno..

hehe

 

Iklan

Penulis: sangsepi

πŸ‘‰πŸ‘‰ Saya, secangkir kopi dan kenangan. πŸ‘ˆπŸ‘ˆ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s