Tak Tergantikan


Kenapa kau harus terus bertanya
Tentang rasa yang telas terpatri mati di jiwa ini.
Gelisah kah kau?
Ah.. Jangan biarkan gelisahmu berpendar penuhi hatimu..

Masih ingatkah kau pada puisi yang kukirimkan untukmu di senja itu?
Sepenggal sajak Sapardi untukmu,
“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana”.
Tapi kau tak begitu suka dengan puisi.
Terlalu rumitkah bagimu mencintaiku tanpa harus bertanya?
Ah..

Tentang rasa ini;
tak ada yang lebih indah dari mengenalmu.
Kau tak tergantikan

Iklan

Penulis: sangsepi

πŸ‘‰πŸ‘‰ Saya, secangkir kopi dan kenangan. πŸ‘ˆπŸ‘ˆ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s