Apa Hukuman Yang Tepat Bagi Para Koruptor???


***
Korupsi sudah seperti budaya yang sulit ditinggalkan. Dari pejabat terendah hingga yang paling elite, hampir semuanya menjadi koruptor. Dan di Negeri ini, korupsi adalah pekerjaan. Menghabiskan uang rakyat demi membuncitkan perut sendiri dan golongannya adalah pekerjaan para koruptor.
Sekalipun sudah banyak pula pejabat yang akhirnya tertangkap dan di jebloskan ke penjara, namun korupsi masih tetap berjalan. Mungkin ia sudah benar-benar menjadi budaya bagi para pejabat.
Tak pernah ada efek jera, itulah problemnya. Saya sampai bingung, kenapa para koruptor hanya dihukum beberapa Tahun saja?
Teman-teman pasti masih ingat soal narapidana yang di eksekusi mati karena menjadi pengedar narkoba, atau sabu, ganja dan lainnya.
Kalau kita kalkulasi kerugian yang diakibatkan oleh pengedar dan koruptor, bagi saya kedua-duanya memiliki rangking yang sama dalam hal merusak bangsa.
Narkoba merusak generasi. Koruptor juga sama. Kenapa demikian, karena koruptor mengajarkan sebuah pengalaman yang akhirnya ditiru oleh generasinya. Pengalamannya adalah melakukan korupsi, kalau toh nanti di tangkap, palingan 4 atau 5 atau mungkin cuma 1 tahun penjara kalau yang melakukannya pejabat penting yang memiliki posisi strategis..
Dan bagi saya, warisan pengalaman ini akan lebih merusak generasi.

Tapi jika 2 kejahatan itu di sandingkan penyelesaian kasusnya, yang pengedar harus menerima vonis ditembak mati dan koruptor bisa menghirup udara bebas setelah setahun penjara.
Pertanyaannya adalah; kenapa koruptor juga tidak ditembak mati saja seperti para pengedar itu. Bila perlu kepalanya di gantung di monas setelah ditembak?
Ah, kalau ini di lakukan, saya yakin tak akan ada lagi yang berani melakukan aksi korupsi di Negeri yang kaya tapi Miskin ini..
Pengedar narkoba saja ditembak mati, kenapa Koruptor tidak bisa.

#sekedar mencurahkan isi hati..
Hehehe

Iklan

Penulis: sangsepi

πŸ‘‰πŸ‘‰ Saya, secangkir kopi dan kenangan. πŸ‘ˆπŸ‘ˆ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s