SKETSA CINTA YANG TERTUNDA


***

Semilir angin senja mengusap pelan dedaunan. Disudut kota yang temaram, ku merenung dalam sunyi. Terkenang kembali synopsis yang pernah terangkum dalam gita diaryku. Berbagai perikop tlah terlewati waktu yang meninggalkan cerita tanpa suara dibalik kisi‑kisi jejakku. Kulewati waktu tak bersuara ,bersama mimpi malam yang suram tersimpan serpihan hati yang luruh…

Seekor camar terbang melintasi barak senja, dibawah sinar rembulan yang belum sempurna tercatat sederet noktah dalam kamus masanya. Aku terus tenggelam dalam irama masa lalu, terpekur menatapi ruas jalan yang pernah kulalui. Disaat sang dedaunan mendesah lembut, kugenggam erat setiap lekukan jemarimu, Disana kubiarkan bara mimpiku menyatu dalam tiap helaan nafasmu, menyongsong tiap arakan awan kelabu yang terus berlari mengejar bayangan jejakku. Aku terus menahan untaian mimpi dalam asaku ‘tuk milikimu seutuhnya.meski waktu kini mulai menundanya.. …(Hal 2)…

Iklan

Penulis: sangsepi

👉👉 Saya, secangkir kopi dan kenangan. 👈👈

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s